Our Story

Perjalanan dari Tradisi ke Street Culture

Perjalanan Brand

Didirikan pada tahun 2023, SIKOCIEK bermula dari pengamatan sederhana terhadap keseharian anak muda Minang. Di tengah derasnya arus modernisasi, kami melihat bagaimana budaya lokal tetap hidup dalam bahasa dan interaksi sehari-hari.

Asal Kata SIKOCIEK

"Sikociek" berasal dari bahasa Minang: gabungan "siko" (di sini) dan "ciek" (satu) - sebuah ungkapan yang akrab di telinga masyarakat Minang saat hendak turun dari angkot. Kata sederhana ini menyimpan makna mendalam tentang 'menemukan tempat' - sebuah titik perhentian yang tepat.

Seperti halnya kata 'sikociek' yang menandai titik perhentian dalam perjalanan, brand kami hadir sebagai tempat bertemunya dua dunia: warisan budaya Minang dan semangat street culture. Melalui streetwear, kami menciptakan ruang di mana anak muda bisa menemukan dan mengekspresikan identitas budaya mereka dengan cara yang autentik dan relevan.

Warisan Budaya

Melestarikan dan menginterpretasikan kembali kekayaan budaya Minangkabau untuk generasi muda.

Kreativitas

Menghadirkan desain yang menggabungkan elemen tradisional dengan estetika modern.

Komunitas

Membangun komunitas yang menghargai dan bangga akan identitas budayanya.

"Di siko lah, tampek baradu antaro tradisi jo maso kini"
(Di sinilah, tempat bertemunya tradisi dengan kekinian)